"Itu akan banyak manfaatnya, orang akan lebih mudah bertransaksi, nolnya berkurang tiga," kata Sigit di Jakarta, Rabu (31/10/2012).
Ia menambahkan, redenominasi menjadikan masyarakat simple dalam bertransaksi. "Di struk transaksi belanja juga lebih simpel, banyak positifnya," tambahnya di sela-sela Kongres Perbanas di Ritz Carlton.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dalam masa transisinya harus bagus dan itu mudah sekali, kita bisa meniru contohnya Turki," paparnya.
Agar tidak membingungkan masyarakat, dua mata uang ini akan berdesain persis. Dan secara perlahan, rupiah versi reguler ditarik dari peredaran.
"Tentu sosialisasi harus dilakukan, agar masyarakat paham betul arti redenominasi," tegasnya.
(/)










































