UKM 'Bermimpi' Bunga KUR di bawah 10%

UKM 'Bermimpi' Bunga KUR di bawah 10%

Rista Rama Dhany - detikFinance
Kamis, 01 Nov 2012 11:16 WIB
UKM Bermimpi Bunga KUR di bawah 10%
Foto: Dok. detikFinance
Jakarta - Pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) berharap bunga Kredit Usaha Rakyat (KUR) bakal turun di bawah 10%. Jika itu terjadi, maka produk UKM bisa sangat bersaing, terutama dengan barang impor yang saat ini membanjiri Indonesia dengan harga murah.

"Agar produk-produk UKM kita ini bisa bertahan dan bersaing terutama dengan barang impor, salah satunya turunkan bunga KUR di bawah 10%," kata Ketua Bidang UKM Perempuan Pengusaha, Perempuan Pekerja Jender dan Urusan Sosial, Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Nina Tursinah ketika ditemui di acara 'Cara jitu dan tip-trik menuju UKM Berproduktivitas Tinggi Untuk Mencapai Sukses Milik Bersama' di Balai Kartini, Jakarta, Kamis (1/11/2012).

Nina mengatakan, saat ini bunga KUR masih berada di antara 16-20%, ini tentunya masih sangat terbilang tinggi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ya impian kami bunga KUR bisa di 6-8%, itu sudah cukup membuat produk UKM kita yang terkenal berkualitas bagus dibandingkan produk impor harganya bisa bersaing," ungkapnya.

Selain itu, pelaku UKM berharap pemerintah bisa memperbaiki dan meningkatkan pembangunan infrastruktur. Pasalnya pelaku UKM di daerah masih banyak mendapatkan bahan baku dari luar daerah, dan karena masih banyak infrastruktur yang belum terbangun membuat biaya transportasi angkutan barang menjadi tinggi.

"Ini yang membuat produk-produk UKM kita sedikit kalah bersaing dengan produk impor dari segi harga karena masih tingginya biaya transportasi," katanya.

Ini belum lagi rencana pemerintah menaikkan tarif listrik dan upah minimum tahun depan.

"Ya tentunya ini akan menambah biaya produksi, kalau harus bersaing dengan banjirnya produk impor dengan jenis yang sama, ya kita pasrah saja, antara terus lanjut tetapi rugi, mending ditutup usahanya dan jadi pedagang saja, dagangnya pun barang-barang impor," tutupnya.

(rrd/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads