"Kerjasama ini terus dikembangkan di masa mendatang," kata Direktur Jamsostek Evlyn J. Massaya dalam siaran pers, Kamis (7/11/2012).
Dia mengatakan, Jamsostek berkeinginan meningkatkan kerjasama dengan perbankan seiring tren layanan branchless office. "Ini bisa dijadikam solusi untuk meningkatkan pelayanan dan jangkauan layanan pekerjaan," kata dia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara Direktur Utama Bukopin Glen Genardi menyatakan, kerjasama ini diharapkan dapat meningkatkan fee based income (pendapatan non bunga) di tahun-tahun mendatang. Perseroan menargetkan ke depan, kontribusi fee based income terhadap total pendapatan mencapai 30%.
Sebagai gambaran, hingga kuartal III-2012, total pendapatan perseroan mencapai Rp 2,2 triliun. Dari total tersebut, pendapatan bunga mencapai Rp 1,8 triliun, sementara sisanya fee based income.
Dalam kesempatan yang sama Bukopin juga menerbitkan kartu kredit khusus bagi karyawan Jamsostek dengan logo Jamsostek pada kartu kredit.
(ang/ang)











































