PT Bank CIMB Niaga Tbk terus meningkatkan pembiayaan atau kredit distributor (distributor financing) dengan menggandeng perusahaan inti (principal) melalui fasilitas e-Chain Financing. Jumlah kredit ke perusahan distributor telah mencapai Rp 842 miliar.
Direktur Commercial Banking & Syariah CIMB Niaga Handoyo Soebali mengungkapkan, kredit ke distributor ini akan membuat perusahaan inti lebih fokus kepada pengembangan bisnis, baik dari sisi produksi maupun penjualannya.
Hal ini pada akhirnya akan berdampak pada daya saing perusahaan inti, sehingga diharapkan market share akan terus meningkat. Selain itu, perusahaan inti juga memiliki kesempatan untuk mengembangkan usahanya ke tingkat regional (ASEAN), mengingat CIMB Niaga merupakan bagian dari CIMB Group yang beroperasi secara luas di kawasan ASEAN.
"CIMB Niaga telah menyalurkan pembiayaan distributor sebesar Rp 842,56 miliar per 30 September 2012, tumbuh sekitar 27% dibandingkan tahun lalu. Nilai tersebut disalurkan kepada 208 distributor melalui 29 perusahaan inti. Sekitar 90% dari total pembiayaan distributor CIMB Niaga mengalir ke sektor consumer goods, sisanya ke sektor telekomunikasi dan kontruksi/kontraktor," terang Handoyo dalam siaran pers, Kamis (8/11/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, skema kerjasama seperti ini bisa memberikan manfaat yang sebesar-besarnya kepada seluruh jaringan usaha yang terkait dengan perusahaan-perusahaan tersebut serta bagi masyarakat luas. Hal ini sesuai dengan strategi bisnis CIMB Niaga, yaitu melakukan penetrasi pasar dari industri hulu hingga hilir.
Banyak keuntungan yang bisa dipetik distributor dari skema pembiayaan ini. Keuntungan terbesar adalah adanya dana segar yang bisa mereka gunakan untuk pembelian produk ke principal. Selain itu, mereka juga akan memperoleh bunga yang kompetitif. Sementara bagi perusahaan inti, dengan adanya kucuran dana ke distributor, mereka bisa tetap fokus dalam mengembangkan bisnis mereka.
Handoyo mengatakan, CIMB Niaga berpotensi meraih keuntungan dari skema pembiayaan ini, melalui peningkatan kerjasama di bidang-bidang lain, seperti perolehan dana pihak ketiga (DPK) dan fee based income. Per 30 September 2012, dari kerjasama dengan 29 perusahaan inti tersebut, CIMB Niaga bisa meraup pendanaan sekitar Rp 1,51 triliun.
Ke depan, Handoyo masih tetap optimistis, dengan pengalaman dan dukungan CIMB Group di tingkat regional, CIMB Niaga masih bisa terus meningkatkan pembiayaan distributor ini. (dnl/ang)











































