"Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada tanggal 8 November 2012 memutuskan untuk mempertahankan BI Rate sebesar 5,75%. Tingkat suku bunga tersebut dipandang masih konsisten dengan tekanan inflasi yang rendah dan terkendali sesuai dengan sasaran inflasi tahun 2012 dan 2013, yaitu 4,5% Β± 1%," kata Direktur Eksekutif, Kepala Departemen Perencanaan Strategis dan Hubungan Masyarakat, Dody Budi Waluyo dalam siaran persnya Kamis (8/11/2012).
BI memandang BI Rate sejalan dengan dinamika perekonomian dan sejumlah kebijakan yang ditempuh selama ini, tekanan ketidakseimbangan eksternal mulai mereda dengan defisit transaksi berjalan yang telah menurun dan neraca pembayaran yang kembali mengalami surplus.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ke depan, Bank Indonesia mengarahkan kebijakannya untuk mengelola keseimbangan eksternal ke tingkat yang berkesinambungan dengan tetap memberikan dukungan terhadap pertumbuhan ekonomi domestik. Bank Indonesia juga akan terus memperkuat koordinasi dengan Pemerintah dalam upaya menjaga kestabilan ekonomi makro dan kesinambungan pertumbuhan ekonomi nasional," tutup Dody.
(dru/dnl)











































