"Alokasi paling besar ke obligasi dan time deposit (deposito). Perkiraannya dari total alokasi, obligasi sekitar 45%, saham 22%, time deposit 27%, reksadana 8%, sisanya di properti dan penyertaan," tutur Elvyn di Kantor Pusat PT Perhutani Jakarta, Selasa (20/11/2012).
Elvyn pun menegaskan, investasi besar yang digelontorkan Jamsostek di 2013 mengacu pada kondisi makro ekonomi Indonesia yang masih cerah. Namun, papar Elvyn, pihaknya tetap memperhitungan berbagai tantangan perekonomian Indonesia di 2013.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bos Jamsostek yang baru menjabat ini juga berujar, hingga Oktober 2012 total dana peserta yang dikelola dan dihimpun Jamsostek mencapai Rp 130 triliun.
"Hasil investasi hingga Oktober Rp 10,4 triliun, total dana kelolaan Rp 130 triliun sudah melampaui target. Tahun depan Rp 140 triliun sampai 145 triliun. Itu semua tegantung dari iuran dan hasil investasi," pungkasnya.
(feb/dru)











































