Citi Group berencana untuk menutup 21 kantor cabangnya dari 37 kantor cabang yang dimiliki di Yunani. Hal ini dilakukan akibat negara dewa-dewi kuno tersebut tengah dilanda krisis ekonomi yang parah.
Juru Bicara Citi di Yunani, seperti dilansir Telegraph, Kamis (22/11/2012) mengumumkan seluruh cabang di luar Athena dan Thessaloniki akan ditutup. Sekitar 170 posisi pekerjaan akan hilang.
"Ekonomi dan bisnis Citi membutuhkan adaptasi. Kita akan fokus di investasi, produk deposito dan kartu kredit," jelas Citi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rasio kredit bermasalah (NPL) di Yunani terus melambung akibat langkah-langkah penghematan akibat bailout besar-besaran. Citi sendiri masuk Yunani pada 1963.
Kehadiran Citi memang tidak begitu besar ekspansinya dibandingkan dengan bank-bank asal Prancis.
Seperti diketahui, negara dewa-dewi kuno itu sudah mengalami resesi selama enam tahun berturut-turut sampai saat ini, dan harus menerima bantuan dana dari Uni Eropa, Bank Sentral Eropa (European Central Bank/ECB), dan International Monetary Fund (IMF) untuk bertahan hidup. (/)











































