Meskipun, menurut Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan, BUMN asuransi itu harus membayar dalam waktu singkat tetapi Jasindo masih memperoleh untung dari fee yang diterima karena kepandaian pihak manajemen dalam membagi resiko.
"Bayar klaim banyak, dia masih untung, dari proyek ini msh untung, Jasindo pandai membagi resiko ini," tutur Dahlan di kantornya, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Rabu (28/11/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, Dahlan bercerita di depan pihak Telkom dan Jasindo yang hadir, ia mengaku saat mengetahui hilangnya satelit Telkom 3, yang pertama kali terpikir dibenaknya adalah mampukah Jasindo membayar klaim sebesar itu.
"Aduh, Jasindo bangkrut atau tidak? Terganggu atau tidak? Saya langsung hubungi deputi, Pak Pari (Parikesit Suprapto, sekarang mantan Deputi Bidang Jasa), dia bilang aman pak," pungkasnya.
(feb/ang)











































