Cadangan devisa RI terus menunjukkan keperkasaannya. Bank Indonesia (BI) mencatat cadangan devisa RI di akhir November 2012 tembus US$ 111,3 miliar.
Angka ini meningkat US$ 1 miliar dibandingkan pada 31 Oktober 2012 di posisi US$ 110,3 miliar.
"Per akhir November 2012, cadangan devisa mencapai US$ 111,3 miliar," kata Deputi Gubernur BI Hartadi Sarwono kepada detikFinance, Senin (2/12/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
- Januari 2012 : US$ 112 miliar
- Februari 2012 : US$ 112,2 miliar
- Maret 2012 : US$ 110,49 miliar
- April 2012 : US$ 116,4 miliar
- Mei 2012 : US$ 111,5 miliar
- Juni 2012 : US$ 106,5 miliar
- Juli 2012 : US$ 106,56 miliar
- Agustus 2012 : US$ 108,99 miliar
- September 2012 : US$ 110,172 miliar
- Oktober 2012 : US$ 110,3 miliar
- November 2012 : US$ 111,3 miliar
Pada kesempatan yang sama, Hartadi menambahkan, kepemilikan asing di Sertfikat Bank Indonesia (SBI) pada akhir November 2012 mencapai Rp 408 miliar atau 0,54% dari total dana di SBI yang mencapai Rp 75,8 triliun.
"Sedangkan kepemilikan asing di Surat Berharga Negara (SBN) mencapai 31% atau Rp 269,9 triliun," tutup Hartadi.
(dru/dnl)










































