PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) berhasil membukukan kredit hingga Rp 5,1 triliun di Papua. Kredit tersebut mengalami kenaikan yang cukup besar atau hampir mencapai Rp 1 triliun dibandingkan pada tahun lalu yang hanya sebesar Rp 4,2 triliun.
Sementara, Dana Pihak Ketiga yang berhasil dihimpun BRI di Tanah Papua per September 2012 mencapai Rp 6,2 triliun naik dari periode sama tahun 2011 lalu (yoy) Rp 4,8 triliun.
"Peningkatan ini untuk seluruh Papua baik Provinsi Papua maupun Papua Barat," ujar Sekretaris Perusahaan BRI Muhamad Ali dalam siaran persnya ketika berada di Jayapura, Jumat (7/12/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dibandingkan triwulan II-2012 (q-to-q), perekonomian Papua triwulan III-2012 mengalami percepatan 4,23 persen. Percepatan itu didorong oleh sektor pertambangan dan penggalian yang berkontribusi terbesar (tumbuh 4,32 persen) bagi perekonomian.
"Kontribusi tertinggi PDRB berasal dari sektor pertambangan dan penggalian (50,78 persen), sedangkan yang non tambang berasal dari sektor pertanian, yakni sebesar 24,11 persen," pungkas Ali.
Sedangkan besaran PDRB Papua Barat pada triwulan II-2012 mencapai Rp 10,7 triliun. Struktur ekonomi Papua Barat triwulan II-2012 didominasi oleh sektor industri pengolahan sebesar 55,55 persen, pertanian sebesar 11,94 persen dan bangunan sebesar 6,91 persen.
(dru/ang)











































