Pembiayaan dealer CIMB Niaga disalurkan melalui skema kerjasama Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM). Per 30 September 2012, pembiayaan dealer telah tumbuh sebesar 35% dibandingkan periode yang sama tahun lalu (yoy).
Direktur Commercial Banking & Syariah CIMB Niaga, Handoyo Soebali mengungkapka CIMB Niaga telah menyalurkan pembiayaan dealer sejak 2009, dan terus diintensifkan dalam dua tahun terakhir melihat masih besarnya pasar mobil di Indonesia. Melalui konsep pembiayaan ini, CIMB Niaga membantu penyediaan kebutuhan modal kerja para dealer dalam hal pembelian kendaraan melalui ATPM.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Handoyo, meski semakin intensif dalam menyalurkan pembiayaan dealer, CIMB Niaga tetap akan menjaga kualitas kreditnya. Dengan menggandeng ATPM, maka penyaluran kredit menjadi lebih selektif. Hal ini bisa dilihat dari rasio non performing loan (NPL) yang nil atau seluruhnya lancar.
Handoyo menambahkan, pasar mobil di Indonesia, terus menunjukkan peningkatan dari tahun ke tahun. Mengutip data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), lanjut Handoyo, penjualan mobil di Indonesia tahun 2010 tercatat menembus angka 764.710 unit, dan meningkat menjadi 894.164 unit di tahun 2011. Sementara pada Oktober 2012, penjualan mobil telah menembus angka 923.132 unit.
Kebutuhan masyarakat atas kendaraan roda empat yang masih tinggi, menurut Handoyo, menjadi salah satu faktor pendorong pertumbuhan penjualan mobil di Indonesia. Hal ini ditopang pula semakin gencarnya bank-bank dan perusahaan pembiayaan yang menawarkan beragam kredit kepemilikan mobil dengan promo-promo menarik.
"Melihat ini kami optimistis, pembiayaan dealer CIMB Niaga masih akan terus meningkat ke depannya," tutup Handoyo.
(dru/nia)











































