Jika Divestasi Disetujui, BNI Lakukan Roadshow 4 Oktober

Jika Divestasi Disetujui, BNI Lakukan Roadshow 4 Oktober

- detikFinance
Rabu, 22 Sep 2004 10:46 WIB
Jakarta - Wakil Dirut Bank BNI Arwin Rasyid berharap malam nanti DPR bisa menyetujui divestasi sekitar 30 persen saham Bank BNI. Jika persetujuan dapat diperoleh, maka mulai 4 Oktober 2004 BNI akan segera melakukan roadshow sehingga clossing penawaran sahamnya bisa dilakukan pada tanggal 18 atau 19 Oktober.Arwin Rasyid menyatakan hal itu disela seminar mengenai daya saing perekonomian, industri dan perdagangan di Hotel Hilton, Jakarta (22/9/2004)."Jadi malam ini kita akan ada hearing tentang persetujuan divestasi Bank BNI. Kalau disetujui roadshow bisa segera dimulai, rencananya pada 4 Oktober 2004. Diperkirakann hanya dua minggu saja karena waktunya mepet. Jadi diharapkan clossing-nya sekitar 18 atau 19 Oktober 2004 dengan demikian book building bisa dilakukan pada 20 Oktober 2004," kata Arwin.Untuk domestik roadshow akan dilakukan di Surabaya dan Jakarta. Sedangkan di luar negeri hanya dilakukan di kota-kota yang dinilai penting yakni Singapura, Hongkong, London, Eidenberg, New York, Boston dan San Fransisco.Dengan roadshow itu diharapkan bisa menarik investor dalam dan luar negeri termasuk investor perseorangan mengingat divestasi dilakukan dalam bentuk penawaran umum bukan strategic sales. Menurutnya berdasarkan laporan penasihat keuangan dalam divestasi BNI permintaan investor cukup tinggi. Hal ini terutama terlihat dari permintaan investor setelah divestasi sejumlah bank di Indonesia yang memberikan return cukup baik dan sinyal cukup positif yang menunjukan bahwa portofolio bank di Indonesia semakin menarik investor internasional.Menyangkut harga, Arwin mengaku belum bisa mengungkapkan. Yang pasti manajemen akan melakukan step by step dalam melakukan divestasi. Dan langkah pertama adalah mendapat persetujuan. "Kalau itu diperoleh baru kita masuk ke harga. Yang pasti sejak privatisasi dimana terjadi divestasi bank-bank harga saham bank kan terus naik termasuk kinerja bank yang terus naik. Jadi dengan kondisi yang semakin baik ini diharapkan harga semakin berkembang," ujarnya.Terkait dengan kondisi politik di Indonesia dengan program divestasi yang akan dilakukan BNI sejauh ini cukup kondosif mengingat pemilihan persiden tahap dua berjalan aman sehingga memberikan sinyal positif bagi investor. "Apalagi dalam dua minggu ini perkembangan harga saham di Asia Tenggara terus meningkat dan Indonesia kecipratan dan bahwa ada persepsi indeks akan menembsu 1.000 sebelum akhir tahun. Jika itu terjadi maka harga perusahaan-perusahaan yang akan didivestasi memiliki prospek yang lebih bagus," terangnya. (san/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads