"Arah kebijakan pembiayaan kepada sektor produktif tersebut harus diimbangi dengan semangat inklusivitas layanan perbankan syariah pada seluruh masyarakat," tutur Deputi Gubernur BI, Halim Alamsyah di Gedung Kebon Sirih Kompleks Kantor Pusat BI Jakarta, Senin (17/12/2012).
Selain itu, BI juga akan mendorong perbankan syariah untuk lebih maksimal menggenjot pembiayaan sektor produktif dan pembiayaan untuk sektor UMKM. "Sebagaimana perbankan konvensional akan ditetapkan target pembiayaan produktif perbankan syariah termasuk UMKM minimum 20%," tambahnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara penghimpunan dana masyarakat terbesar dalam datang dari deposito yakni Rp 78,50 triliun atau 58,39%, tabungan sebesar Rp 40,84 triliun atau 30,38% dan giro sebesar Rp 15,09 triliun atau 11,22%.
(feb/dru)











































