BI Dorong Perbankan Syariah Garap Sektor Konstruksi, Listrik dan Gas

BI Dorong Perbankan Syariah Garap Sektor Konstruksi, Listrik dan Gas

- detikFinance
Senin, 17 Des 2012 12:05 WIB
BI Dorong Perbankan Syariah Garap Sektor Konstruksi, Listrik dan Gas
Jakarta - Bank Indonesia (BI) memberikan perhatian serius mendorong pertumbuhan pembiayaan dan pangsa pasar perbankan syariah. Mulai 2013, BI akan mengarahkan pembiayaan perbankan syariah kepada sektor ekonomi produktif dan masyarakat yang lebih luas seperti pembiayaan proyek kontruksi, listrik dan gas, pertanian dan industri kreatif, dan UMKM.

"Arah kebijakan pembiayaan kepada sektor produktif tersebut harus diimbangi dengan semangat inklusivitas layanan perbankan syariah pada seluruh masyarakat," tutur Deputi Gubernur BI, Halim Alamsyah di Gedung Kebon Sirih Kompleks Kantor Pusat BI Jakarta, Senin (17/12/2012).

Selain itu, BI juga akan mendorong perbankan syariah untuk lebih maksimal menggenjot pembiayaan sektor produktif dan pembiayaan untuk sektor UMKM. "Sebagaimana perbankan konvensional akan ditetapkan target pembiayaan produktif perbankan syariah termasuk UMKM minimum 20%," tambahnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Seperti diketahui, sampai bulan Oktober 2012 penyaluran dana perbankan syariah masih didominasi piutang Murabahah sebesar Rp 80,95 triliun atau 59,71% dari total pembiayaan, pembiayaan Musyarakah sebesar Rp 25,21 triliun atau 18,59%, pembiayaan Mudharabah sebesar Rp 11,44 triliun atau 8,44% dan piutang Qardh sebesar Rp 11,19 triliun atau 8,25%.

Sementara penghimpunan dana masyarakat terbesar dalam datang dari deposito yakni Rp 78,50 triliun atau 58,39%, tabungan sebesar Rp 40,84 triliun atau 30,38% dan giro sebesar Rp 15,09 triliun atau 11,22%.

(feb/dru)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads