Darmin, saat membuka acara Regional Lecture Islamic Banking mengaku ekonomi Indonesia mampu bertahan di tengah perlambatan dan krisis ekonomi global.
Hal tersebut diungkapkan Darmin di depan Gubernur Bank Sentral Malaysia (Bank Negara Malaysia), Zeti Akhtar Aziz dalam pertemuannya dengan BI sekaligus menjadi pembicara utama di Gedung Thamrin Kantor Pusat BI Jakarta, Rabu (19/12/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Darmin menuturkan, banyak pelajaran yang diambil oleh Indonesia untuk memperkuat sistem ketahanan perekonomian dari krisis ekonomi di ASEAN khususnya yang menimpa Indonesia tahun 1997 dan 1998.
Pada kesempatan itu, Darmin juga membahas tentang perkembangan perbankan syariah dan bagaimana memperkuat regulasi untuk ketahanan perbankan syariah di tengah kepungan krisis.
"Masih banyak isu, kejelasan regulasi islamic bank. Prudential indicator, saya memberikan perhatian," tambahnya.
(hen/dru)










































