"Pak Iqbal sudah dua periode. Maka oleh karena itu tidak dimungkinkan untuk diperpanjang kecuali di BUMN yang berbeda," ungkap Kepala Humas Kementerian BUMN Faisal Halimi kepada detikFinance, Jumat (21/12/2012).
Sayangnya, ia enggan menyebutkan siapa-siapa calon pengganti Iqbal Latanro.
Sumber detikFinance yang menjadi salah satu Komisaris di perusahaan plat merah mengungkapkan terdapat 3 calon pengganti Iqbal Latanro.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
- Evi Firmansyah (Saat ini menjabat sebagai Wakil Direktur Utama BTN)
- Emirsyah Satar (Saat ini menjabat sebagai Direktur Utama Garuda Indonesia)
- Maryono (Saat ini menjabat sebagai Direktur Utama Bank Mutiara)
Sementara itu, Menteri BUMN Dahlan Iskan yang dikonfirmasi detikFinance juga tidak membalas pesan singkat yang dikirimkan kepadanya.
Iqbal Latanro Iqbal memang sempat menjabat direktur BTN sebelum menjadi Direktur Utama. Iqbal diangkat menjadi direktur BTN pada 17 Maret 2005 dan terpilih pada 2007 sebagai Direktur Utama.
Pria penyandang gelar sarjana ekonomi dari Universitas Hasanuddin Makassar dan Pascasarjana Manajemen Bisnis pada universitas sama ini merintis karier di BTN dari bawah. Dia pernah menjadi kepala bagian pengelolaan dana, wakil kepala cabang utama Bandung, kepala cabang Makassar, kepala cabang Bekasi, kepala divisi pengelolaan dan kebijakan kredit.
(dru/dnl)











































