Redenominasi Rupiah, Masyarakat Tak Lagi Dapat Kembalian Permen

Rp 1.000 Jadi Rp 1

Redenominasi Rupiah, Masyarakat Tak Lagi Dapat Kembalian Permen

- detikFinance
Rabu, 26 Des 2012 13:48 WIB
Redenominasi Rupiah, Masyarakat Tak Lagi Dapat Kembalian Permen
Jakarta - Adanya wacana redenominasi membuat pemerintah dan Bank Indonesia (BI) menyiapkan uang sen untuk menggantikan denominasi Rp 1.000 ke bawah. Hal ini guna mengantisipasi agar tidak terjadi lonjakan harga karena pasar akan menaikkan harga barang.

Demikian disampaikan Direktur Pengelolaan Kas Negara Ditjen Perbendaharaan Kementerian Keuangan Rudy Widodo saat ditemui di kantornya, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Rabu (26/12/2012).

"Nanti yang seribu ke bawah ada logam, untuk sen. Jadi untuk kembalian, kalau sekarang kan kita kembalian dikasih permen, itu sudah gak asik banget, permen kan bukan alat tukar," jelasnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Rudy, banyak manfaat dari diberlakukannya redenominasi. Pertama, untuk memudahkan transaksi, terutama transaksi APBN yang jumlahnya hingga puluhan triliun.

"APBN kita itu kan ribuan triliun, tapi sistemnya cuma bisa Rp 10 triliun, jadi selama ini kita pecah-pecah. Ini kan tidak efisien, di kalkulator pun juga hanya 12 digit," ujarnya.

Selain itu, lanjut Rudy, dengan mengecilnya denominasi rupiah, maka rupiah dianggap punya nilai yang hampir setara dengan mata uang lain di dunia.

"Sekarang ini kan yang lebih besar denominasinya Vietnam, di sana Rp 500 ribu nominal terbesarnya, kita Rp 100 ribu. Dengan redenominasi ini maka orang akan lebih percaya dengan rupiah," tegasnya.

(nia/dru)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads