Wakil Menteri Perdagangan Bayu Krisnamurthi mengungkapkan rencana redenominasi masih dalam tahapan mencari masukan dari berbagai kalangan termasuk pedagang.
"Pelaku usaha masih belum jelas, ini seperti apa sih, perlu sosialisasi resmi kalau sudah jelas bagaimana," tutur Bayu di Kantor Menko Perekonomian, Jakarta, Kamis (27/12/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Siap bantu sosialisasi ke ritel dan distributor, pricing dan sebagainya. Saya tunggu resminya," pungkasnya.
Perlu diketahui, redenominasi adalah mengurangi digit (angka nol) di belakang mata uang tanpa mengurangi nilai mata uang tersebut. Misal Rp 1.000 menjadi Rp 1 untuk menyederhanakan denominasi (pecahan) mata uang menjadi pecahan lebih kecil. Dengan penyederhanaan itu maka hal yang sama secara bersamaan dilakukan juga pada harga-harga barang dan proses ini tidak mengubah daya beli masyarakat.
Rencananya, pembahasan RUU Redenominasi Mata Uang tersebut akan dilakukan pada Mei 2013 mendatang.
(hen/dru)











































