Bos Bank Mandiri Bingung Dipersulit Buka Cabang di Malaysia

Bos Bank Mandiri Bingung Dipersulit Buka Cabang di Malaysia

Maikel Jefriando - detikFinance
Jumat, 28 Des 2012 17:47 WIB
Bos Bank Mandiri Bingung Dipersulit Buka Cabang di Malaysia
Foto: Dok. detikFinance
Jakarta - PT Bank Mandiri Tbk masih belum mendapatkan restu dari Bank Nasional Malaysia (BNM) selaku bank sentral untuk membuka cabang baru di negeri jiran.

Direktur Utama Bank Mandiri Zulkifli Zaini menyatakan, dirinya telah mengirimkan tiga surat kepada pihak BNM. Namun, hingga saat ini, belum ada respons dari BNM, meski batas kepastian yang ditawarkan adalah 31 Desember 2012.

"Justru kita bingung bahwa sebetulnya apa yang diinginkan BNM," jelasnya di sela-sela acara penutupan bursa tahun 2012, di gedung BEI, Jakarta, Jumat (28/12/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam surat tersebut disebutkan beberapa masalah yang sebenarnya mempersulit Mandiri, menurutnya adalah terkait aturan seperti jumlah kantor cabang dan pembangunan ATM.

"Tiga surat itu konsisten, 100 juta ringgit dulu, asal bisnis meningkat. Kedua kami minta cabang tidak dibatasi. Ketiga ATM boleh di luar cabang dan boleh ATM bersama di sana, fee yang tidak khusus," terangnya.

Dia mengaku akan terus berupaya agar ekspansi ini dapat terealisasi. Hal ini seiring dengan penerapan asas resiprokal, aturan yang adil dan konsistensi.

"Kita akan terus mendorong ada persetujuan BNM terhadap mandiri di sana walaupun sudah lewat," ujarnya.

Karena itu, Zulkifli membantah rencana Bank Mandiri membuka cabang di Malaysia terkendala aturan modal. Menurutnya, syarat modal bisa dipenuhi oleh Bank BUMN ini.

"Intinya bukan modal, kita siap 100 juta ringgit, dan akan dinaikkan sesuai perkembangan modal," cetusnya.

(dnl/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads