"Mau cari waktu bersama Gubernur Bank Indonesia untuk lakukan sosialisasi," ujar Agus Marto saat ditemui di kantornya, Jalan Wahidin Raya, Jakarta, Jumat (4/1/2013).
Agus Marto mengaku, masa sosialisasi redenominasi ini agak mundur karena menunggu jadwal kedua belah pihak. Seharusnya, sosialisasi tersebut dilakukan dengan pada Desember 2012 lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, pemerintah berharap di Januari 2013 sosialisasi redenominasi atau penyederhanaan 3 nol dalam mata uang rupiah sudah bisa dilakukan.
"Kita harapkan di Januari dan Mei ada proses sosialisasi dan konsultasi publik yang dilakukan redenominasi mata uang. Sehingga kita betul-betul paham maksud tujuan redenominasi mata uang baik termasuk risiko-risikonya. Kita nggak tahu masyarakat mengira ini adalah sanering (pemotongan nilai mata uang), dan masyarakat Indonesia harus paham itu," cetus Agus.
RUU Redenominasi telah masuk dalam Prolegnas dan bakal dibahas DPR tahun ini. Jika disetujui, mulai 2014 bakal dimunculkan mata uang baru hasil redenominasi, sehingga ada 2 mata uang yang beredar di masyarakat. Setelah itu secara perlahan hingga 2017 redenominasi dilakukan dan mata uang rupiah lama akan hilang di masyarakat.
(nia/dnl)











































