Ssst.. Ini Dia 3 Calon Bos Bank Mutiara

Ssst.. Ini Dia 3 Calon Bos Bank Mutiara

- detikFinance
Selasa, 08 Jan 2013 11:00 WIB
Ssst.. Ini Dia 3 Calon Bos Bank Mutiara
Jakarta - Maryono kini tak lagi menjabat sebagai Direktur Utama PT Bank Mutiara Tbk setelah ditunjuk pemerintah untuk menahkodai PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN). Lalu siapakah calon pengganti Maryono di Bank yang dahulu bernama Bank Century tersebut?

Sumber detikFinance, Selasa (8/1/2013) menyebutkan terdapat 3 calon Direktur Utama Bank Mutiara yang siap menggantikan Maryono.

"Ada tiga calon. Dua dari eksternal dan satu dari internal Bank Mutiara," jelas sumber tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Adapun calon eksternal tersebut yakni berasal dari Bank Mandiri. Calon tersebut yakni Arif Basuseno yang merupakan pimpinan wilayah Jakarta di Bank Mandiri dan Sukoriyanto Saputro yang saat ini menjabat sebagai Sekretaris Perusahaan Bank Mandiri.

"Sedangkan dari internal yakni Direktur Bank Mutiara, Ahmad Fajar," jelas sumber tersebut.

Kepala Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Mirza Adityaswara masih enggan mengungkapkan siapa yang menggantikan Maryono untuk memimpin Bank Mutiara. Mirza enggan berkomentar ketika dimintai konfirmasinya.

Senada dengan Mirza, Komisaris Bank Mutiara Eko B Supriyanto mengatakan pemilihan Dirut Bank Mutiara masih dalam proses.

"Belum pasti," jelas Eko singkat.

Sebelumnya, Maryono merupakan orang yang berhasil menyelamatkan Bank Mutiara dari krisis saat dulu bernama Bank Century di 2008 silam. Maryono yang sebelumnya menjabat Grup Head Jakarta Network Bank Mandiri ditunjuk pemerintah untuk menjadi Dirut Bank Century dan mengubah nama Bank Century menjadi Bank Mutiara.

Bank Century yang dimiliki pengusaha Robert Tantular terpaksa diambil alih LPS pada 21 November 2008 lantaran bank valuta asing terbesar ini diduga terlibat kasus penyalahgunaan dana nasabah.

Bank Century sudah kritis ketika Maryono ditugaskan masuk. Meski Maryono telah berkali-kali menghadapi krisis dan masalah perbankan, ia pun pernah mengakui masalah yang ada di Bank Century sangat kompleks dan bukan perkara mudah untuk menyelesaikannya.

Menanggapi posisi Dirut Bank Mutiara yang kosong, Maryono mengatakan, kondisi Bank Mutiara tidak bakal berpengaruh meskipun ditinggalkan dirinya.

"Kami bekerja di Bank Mutiara teamwork, namanya teamwork, di dalam tim hilang satu tumbuh seribu. Kita menggunakan strategi dalam menggunakan starategi bisnis sangat terarah dan on track. Untuk itu makanya pengganti yang baru hanya melanjutkan rencana-rencana kita. Tim direksi di sana juga sangat profesional. Saya harap dengan pindah ke BTN, mereka bisa menyelesaikan lebih baik," tutur Maryono beberapa waktu lalu.
(dru/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads