Perusahaan penerbit kartu kredit American Express berencana untuk memangkas 8,5% jumlah karyawannya di tahun ini. Langkah tersebut dilakukan untuk menekan beban biaya dan sebagai langkah adaptasi terhadap konsumen yang saat lebih memilih pelayanan secara online.
Rencananya, akan ada 5.400 karyawan yang terkena PHK, jumlah ini mencapai 4-6% dari jumlah karyawan American Express yang nilainya 64.300. Meskipun rencananya akan ada karyawan yang juga diberikan posisi baru.
PHK tersebut dilakukan pada berbagai posisi, baik di Amerika Serikat maupun cabang-cabang American Express di seluruh dunia. Pengurangan tenaga kerja terbanyak adalah di divisi travel.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada kuartal IV-2012 lalu, pendapatan bersih yang diperoleh American Express mencapai US$ 1,2 miliar, sama sepeerti pencapaian tahun sebelumnya. Namun pendapatan tersebut belum dipotong oleh biaya restrukturisasi.
Ke depan, Direktur Utama American Express Kenneth Chenault mengatakan, pihaknya akan terus memanfaatkan momentum restrukturisasi ini untuk memperkuat bisnis dengan cara mendorong teknologi baru dan membuat perusahaan lebih efisien. (dnl/dru)











































