Adira Terima Klaim Asuransi 75 Mobil Korban Banjir

Adira Terima Klaim Asuransi 75 Mobil Korban Banjir

Herdaru Purnomo - detikFinance
Minggu, 20 Jan 2013 10:34 WIB
Adira Terima Klaim Asuransi 75 Mobil Korban Banjir
Jakarta - PT Asuransi Adira Dinamika (Adira Insurance) telah menerima laporan dari 75 mobil yang meminta klaim asuransi akibat banjir. Angka tersebut tercatat hingga 18 Januari 2013 hingga pukul 18.00 WIB.

Berdasarkan Data yang diperoleh detikFinance dari Adira, Minggu (20/1/2013), terdapat 607 telepon yang masuk ke call center Adira Insurance. Adira mencatat jumlah mobil yang dievakuasi akibat banjir mencapai 47 unit mobil.

Adira juga memberikan bantuan kepada korban banjir. Operation Deputy Director Adira Insurance, Auralusia Rimadiana mengatakan tindakan pertama yang dilakukan oleh Adira Insurance adalah pertolongan untuk masyarakat di sekitar kantor pusat Otista.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sejak 17 Januari 2013, Adira Insurance telah memberikan bantuan pertamanya berupa pemberian sumbangan untuk warga yang berada di sekitar Otista. "Warga yang rumahnya terendam banjir tersebut saat ini telah berkumpul di tempat yang lebih aman yaitu Gelanggang Olahraga Remaja (GOR) Otista," ungkapnya.

Direktur Utama Adira Insurance, Indra Baruna juga selalu turut serta mengunjungi dan membantu para pengungsi sejak 16 Januari 2013 sebagai puncak awal bencana banjir di Jakarta. Dana yang dikumpulkan untuk sumbangan banjir tidak hanya berasal dari dana perusahaan, tetapi juga dikumpulkan dari sumbangan karyawan Adira Insurance yang disumbangkan dalam bentuk barang-barang layak pakai.

"Saat ini, tim Adira Insurance sedang memetakan daerah-daerah banjir yang berada di sekitar kantor Adira Insurance lainnya untuk memperluas jangkauan bantuan keselamatan korban banjir," ujarnya.

Adapun data pengungsi di GOR Otista sampai tanggal 18 Januari 2013 adalah sebanyak 324 kepala keluarga atau sekitar 1075 jiwa. Sebagian besar pengungsi adalah anak-anak yaitu sebanyak 260 jiwa, disusul oleh balita yaitu sebanyak 74 jiwa dan wanita hamil sebanyak 10 jiwa. Selain sebagai tempat pengungsian, GOR Otista tersebut juga tersedia untuk posko layanan masyarakat. Pada tanggal 17 Januari 2013 terdapat 150 masyarakat sekitar yng melakukan pemeriksaan kesehatan.

Banyak pihak-pihak yang turut membantu dalam memberikan sumbangan bagi para pengungsi di sekitar Otista, diantaranya yaitu BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) dan beberapa perusahaan swasta lainnya.

(dru/nia)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads