Head of Syariah Banking CIMB Niaga, U. Saefudin Noer mengatakan emas masih menjadi pilihan utama masyarakat dalam berinvestasi. Nilai emas yang selalu bergerak naik, ditambah sifatnya yang likuid, membuatnya mudah dijual saat ada kebutuhan uang tunai yang mendesak. Alhasil, pamor emas pun kian mengkilap saja.
"Hal ini tentunya berdampak positif terhadap bisnis jual beli emas, termasuk bisnis gadai emas," kata Saefudin dalam siaran persnya, Minggu (20/1/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menyasar segmen ritel dan mikro, Saefudin melanjutkan, layanan gadai emas CIMB Niaga Syariah kini tersedia di 89 outlet (per 31 Desember 2012), yang terdiri dari 22 kantor cabang syariah, 4 kantor cabang konvensional, dan 63 outlet Mikro Laju, yang tersebar di berbagai wilayah di Tanah Air. Saat ini, area Jabodetabek dan Jawa Barat masih memberikan kontribusi terbesar untuk layanan gadai emas CIMB Niaga Syariah.
Saefudin tetap optimistis, bisnis gadai emas masih akan terus berkembang. "Saat kebutuhan uang tunai datang, seperti liburan, biaya sekolah, hingga hari raya seperti Lebaran dan Natal, menggadaikan emas masih menjadi pilihan yang paling mudah dan cepat untuk mendapatkan uang tunai. Alhasil, bisnis gadai emas masih tetap menjanjikan," ungkapnya.
(dru/nia)











































