PPATK: Masyarakat Semakin 'Berani' Laporkan Penyimpangan

PPATK: Masyarakat Semakin 'Berani' Laporkan Penyimpangan

Herdaru Purnomo - detikFinance
Minggu, 20 Jan 2013 12:02 WIB
PPATK: Masyarakat Semakin Berani Laporkan Penyimpangan
Foto: Agus Santoso
Jakarta - Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menyampaikan apresiasinya kepada para masyarakat dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang berani melaporkan dugaan penyimpangan seperti korupsi maupun pencucian uang.

Wakil Kepala PPATK Agus Santoso mengungkapkan, dalam 3 bulan terakhir ini PPATK menerima Dumas (Pengaduan Masyarakat) yang semakin meningkat.

"Ya, dalam 3 bulan terakhir ini saya merasakan sistem kontrol sosial masyarakat semakin berjalan, ditandai dengan meningkatnya Dumas," kata Agus ketika berbincang dengan detikFinance melalui sambungan telepon, Minggu (20/1/2013).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Agus, partisipasi aktif masyarakat untuk melakukan kontrol dan mengadukan penyimpangan-penyimpangan yang dilihatnya merupakan hal yang baik. "Ini merupakan pengawalan keuangan negara dan mencegah sekaligus memberantas pencucian uang dengan tindak pidana asal korupsi dan suap," tegas Agus.

Walaupun dalam prosesnya tetap melalui check and re-check, Agus menambahkan PPATK tentu merasa terbantu dengan semakin tumbuhnya keberanian masyarakat untuk mengadukan penyimpangan yang dilihatnya kepada PPATK.

Ketika ditanyakan sektor apa saja yang dilaporkan, Agus mengatakan bahwag Dumas yang diterimanya meliputi berbagai sektor. "Antara lain penyimpangan di bidang lingkungan hidup, mark up belanja barang/jasa, serta dugaan pencucian uang dengan tindak pidana asal korupsi dan suap," tutup Agus.

(dru/nia)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads