"Masa persiapan dan implementasi diperkirakan akan memerlukan waktu sekitar 6 tahun," ungkap Darmin pada acara Kick Off Konsultasi Publik Perubahan harga rupiah "redenominasi bukan sanering" di hotel Borobudur, Jakarta, Rabu (23/1/2013)
Alasan utamanya menurut Darmin adalah luasnya wilayah Indonesia dengan budaya yang beragam serta status ekonomi sosial yang bervariasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, Menteri Keuangan Agus Martowardojo menyatakan redenominasi akan selesai dengan range waktu 6 sampai 12 tahun.
"Kita menargetkan selesai 6-12 tahun setelah melakukan konsultasi publik dan kita akan melakukan sosialisasi secara massiv," kata Agus di kesempatan yang sama.
Ia berharap, kegagalan redenominasi yang terjadi tahun 1965 tidak terulang lagi. Kala itu, pemerintah mengeluarkan uang rupiah baru sebagai pengganti uang kertas lama dengan perbandingan nilai satu rupiah uang baru sama dengan seribu rupiah uang lama.
"Saat itu kondisi perekonomian kurang mendukung dimana inflasi sangat tinggi dan perekonomian tidak stabil, sehinggan redenominasi tidak berjalan baik," tutupnya.
RUU Redenominasi telah masuk dalam Prolegnas dan bakal dibahas DPR tahun ini. Jika disetujui, mulai 2014 bakal dimunculkan mata uang baru hasil redenominasi, sehingga ada 2 mata uang yang beredar di masyarakat. Setelah itu secara perlahan hingga 2017 redenominasi dilakukan dan mata uang rupiah lama akan hilang di masyarakat.
Redenominasi rupiah merupakan penyederhanaan mata uang rupiah tanpa mengurangi nilainya. Jika redenominasi menghilangkan 3 angka nol maka Rp 1.000 akan menjadi Rp 1.
(dru/dru)











































