Ini Dia Bank yang Dianggap 'Yahud' dan Aman di Negara Berkembang (2)

Ini Dia Bank yang Dianggap 'Yahud' dan Aman di Negara Berkembang (2)

Feby Dwi Sutianto - detikFinance
Jumat, 25 Jan 2013 09:31 WIB
Ini Dia Bank yang Dianggap Yahud dan Aman di Negara Berkembang (2)
Jakarta - Di tengah ketidakpastian ekonomi di negara maju, para investor dan pelaku usaha mengalihkan perhatiannya ke negara berkembang yang memiliki pertumbuhan positif.

Negara berkembang memiliki strategi untuk mengamankan sistem keuangan, khususnya sistem perbankan dalam negerinya di tengah kepungan krisis ekonomi global. Perbankan di beberapa negara berkembang mampu menurunkan risiko kredit dan biaya transaksi (cost of money).

Berikut ini terdapat 10 daftar bank teraman di negara-negara berkembang yang layak dilirik investor sebagai tempat pengelolaan atau pendukung aktivitas keuangan mereka.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penilaian ini berdasarkan peringkat yang dikeluarkan oleh Global Finance Magazine yang setiap tahun merilis 50 bank teraman di negara berkembang. Rating atau peringkat ini mengacu pada penilaian 3 lembaga internasional yang mengeluarkan peringkat yakni Fitch Ratings, Standard&Poor's dan Moody's.

Mau tahu 10 bank teraman di negara-negara berkembang itu? Berikut bagian kedua hasil penelusuran seperti dikutip dari CNBC, Jumat (25/1/2013).

5. Industrial Bank of Korea

Bank asal Korea Selatan ini masuk ke dalam bank teraman di negara berkembang. Dengan aset US$ 161 miliar, Industrial Bank of Korea masuk ke dalam bank dengan total aset terbesar ketiga dari 10 bank teraman di negara berkembang.

Bank milik pemerintah yang didirikan tahun 1961 ini, sekarang menjadi bank dengan nilai aset terbesar nomer 5 di Korea Selatan dan menguasai 5% simpanan domestik. Industrial Bank of Korea ini, memiliki kekuatan dalam pembiayaan sektor usaha kecil dan menengah.

Hingga akhir semeter 1-2012, bank ini menyalurkan pembiayaan sektor UKM sekitar 78% dan sektor rumah tangga sekitar 20% dari total pembiayaan. Lembaga Fitch memberi peringkat AA-, S&P memberi peringkat A dan Moody's memberi peringkat Aa3 kepada Industrial Bank of Korea.

4. National Bank of Kuwait

Bank asal Kuwait ini masuk ke dalam bank teraman di negara berkembang. Dengan aset US$ 48,9 miliar, National Bank of Kuwait menjadi bank terbesar di Kuwait dan menjadi satu dari empat bank di negara Timur Tengah yang masuk ke dalam daftar 10 bank teraman.

Didirikan tahun 1952, National Bank of Kuwait merupakan bank lokal milik pemerintah pertama di negara teluk dan saat ini telah membuka cabang di 16 negara.
Pada 2011, Bank of Kuwait ini memperoleh penghargaan sebagai terbaik di Timur Tengah oleh Global Finance, Euromoney dan The Banker.

Bank ini oleh S&P diberi peringkat A, Fitch memberi peringkat AA- dan Moody's memberi peringkat Aa3.

Bank ini, hingga akhir 2012 membukukan laba bersih senilai US$ 271 miliar atau melampaui target 2012 yang ditetapkan senilai US$ 220 miliar.

3. National Bank of Abu Dhabi

Bank asal Uni Emirate Arab ini, masuk ke dalam bank teraman di negara berkembang. Dengan aset senilai US$ 69,6 miliar, National Bank of Abu Dhabi ini menjadi bank teraman di antara bank negara Timur Tengah.

Kepemilikan saham oleh pemerintah mencapai lebih dari 70%, menjadikan bank ini menjadi bank nomer 2 dengan aset terbesar di Uni Emirate Arab dan memiliki cabang di 14 negara.

Pada tahun 2010, National Bank of Abu Dhabi mencatatkan diri sebagai bank pertama di negaranya yang bisa menembus laba bersih di atas US$ 1 miliar.

Oleh lembaga Moody's, bank ini memperoleh peringkat Aa3, S&P memberi peringkat A dan Fitch memberi peringkat AA-. Menurut laporan Fitch, prospek bank ini sangat cerah karena memiliki kantor cabang atau perwakilan yang kuat, menjadi bagian dari pemerintah serta secara kualitas aset dan laba sangat berkesan.

Pada tahun 2020, bank ini menargetkan bisa memperoleh pendapatan operasi setara 10% dari bisnis syariah.

2. Agricultural Development Bank of China

Bank asal negeri tirai bambu ini masuk ke dalam bank teraman di negara berkembang. Dengan aset mencapai US$ 310 miliar, bank milik negara ini menjadi bank nomer dua teraman dan juga menjadi bank terbesar kedua dari sisi aset di antara 10 daftar bank teraman.

Bank yang didirikan tahun 1994 ini, menjadi 1 dari 3 bank di Cina yang menjalankan kebijakan pemerintah yakni membiayai sektor pendesaan dan pengembangan pertanian di Cina.

Oleh lembaga Fitch, bank ini memperoleh peringkat A, S&P memberi peringkat AA- dan Moody's memberi peringkat Aa3. S&P merilis, rating yang diterima oleh bank ini menggambarkan kondisi pemerintah Cina yang mendukung penuh keuangan bank meskipun di tengah ketidakpastian ekonomi.

Pada 2012, bank ini mencatat laba sebesar US$ 7,79 miliar atau naik 16% dari periode sebelumnya. Sedangkan angka kredit macet atau non performing loan (NPL) di bawah 1%.

1. China Development Bank

Ini dia bank nomor 1 teraman di negara berkembang. Dengan aset senilai US$ 992 miliar, bank yang didirikan tahun 1994 ini, menjadi salah satu bank milik pemerintah yang menjalankan penugasan khusus atau kebijakan.

Pinjaman yang dikeluarkan, dijamin sepenuhnya oleh negara dan fokus pembiayaan ada di sektor proyek infrastruktur di antaranya proyek dam raksasa 3 lembah, jalur kereta cepat Shanghai-Beijing, dan proyek air minum.

Oleh lembaga Moody's, bank ini memperoleh rating Aa3, S&P memberi peringkat AA- dan Fitch memberi peringkat A.

Bank ini juga aktif memberikan pembiayaan komersial di dalam dan luar negeri, seperti Desember kemaren menyalurkan pembiayaan senilai US$ 20 miliar kepada perusahaan telekomunikasi terbesar nomer 5 di dunia, ZTE dan juga pada Januari ini memberikan kredit senilai US$ 1,5 miliar ke negara Sudan.
Halaman 2 dari 6
(hen/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads