Tak Mau Bank DKI IPO, Jokowi 'Suntik' Rp 450 Miliar

Tak Mau Bank DKI IPO, Jokowi 'Suntik' Rp 450 Miliar

- detikFinance
Jumat, 25 Jan 2013 12:24 WIB
Tak Mau Bank DKI IPO, Jokowi Suntik Rp 450 Miliar
Jakarta - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengucurkan dana segar kepada Bank DKI Jakarta sebesar Rp 450 miliar. Dana tersebut diberikan agar bank tersebut bisa melakukan ekspansi usaha.

Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, dana tersebut untuk memenuhi kebutuhan modal Bank DKI Rp 1,3 triliun untuk memperbesar porsi kredit.

Lewat suntikan Rp 450 miliar dari Pemprov DKI ini, ujar Jokowi, Bank DKI tidak perlu lagi melakukan penawaran umum saham perdana (IPO/Initial Public Offering).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dana itu untuk perkreditan dan melalui ini saya rasa tidak perlu IPO," kata Jokowi di kantor Bank DKI, Pecenongan, Jakarta, Jumat (25/01/2013).

Hal yang sama diungkapkan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono. Dia mengaku, pihaknya merasa belum perlu melakukan IPO untuk mencari modal kerja. Menurut Ekom untuk modal kerja saja cukup lewat suntikan modal pemerintah atau penerbitan surat utang alias obligasi.

"Jika untuk GCG mereka (Pemprov) setuju (IPO). Namun kalau hanya modal lebih baik ditujukan melalui Pemprov DKI," kata Eko.

(dnl/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads