Hal yang Perlu Dilakukan Pemerintah Saat Proses Sosialisasi Rp 1.000 Jadi Rp 1

Hal yang Perlu Dilakukan Pemerintah Saat Proses Sosialisasi Rp 1.000 Jadi Rp 1

Maikel Jefriando - detikFinance
Senin, 28 Jan 2013 13:16 WIB
Hal yang Perlu Dilakukan Pemerintah Saat Proses Sosialisasi Rp 1.000 Jadi Rp 1
Jakarta - Ekonom Ryan Kiryanto menyarankan pemerintah dan Bank Indonesia (BI) mengutamakan pemberian informasi kepada masyarakat selengkap-lengkapnya dalam tahap sosialisasi redenominasi. Hal ini akan mempermudah masyarakat untuk mencerna kebijakan tersebut.

"Manfaat yang nantinya diterima publik apa, itu yang mesti dijawab dulu," ungkap Ryan kepada detikFinance di Gedung MNC, Jakarta, Senin (28/1/2013)

Ryan menuturkan beberapa hal yang bisa diutarakan kepada masyarakat mengenai manfaat redenominasi. Pertama adalah terkait dengan skala transaksi keuangan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita lebih menjadi simple, karena di dalam skala transaksi keuangan terjadi penyederahanaan mata uang karena penghilangan tiga digit angka nol," paparnya.

Kedua, sambungnya adalah rasa kebanggaan dibandingkan dengan negara lain. Sebab, jika sebelumnya menyebut US$ 1 sama dengan Rp 9 ribuan maka setelah redenominasi US$1 sama dengan Rp 5 atau Rp 6.

"Kan dekat 1 dengan 6 dibanding 1 dengan 9 ribu jauh sekali. Itu kebanggan yang tidak bisa diukur dengan angka," jawabnya.

Selain dengan menyatakan manfaat, pemerintah dan BI juga harus merangkum hasil dari konsultasi publik. Ryan menilai harus ada format sosialisasi dengan question and answer (Q and A). Disamping komunikasi yang dilakukan secara intensif.

"Kekhawatiran itu makanya itu mesti di-capture, ditangkap, diindetifikasi untuk nanti dijelaskan. Jadi dalam proses redenominasi harus ada proses Q and A. Kalau begini gimana begini ada jawabnya. Jadi itu harus disebarluaskan ke masyarakat, lewat berbagai komunikasi,"tutupnya

(dru/dru)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads