Direktur Direktorat Perbankan Syariah Bank Indonesia, Edy Setiadi optimistis tahun ini perbankan syariah mampu menaikkan nilai aset mencapai Rp 296 triliun atau tumbuh 56 persen dari pertumbuhan aset per Desember 2012 yang hanya tumbuh sebesar Rp 199,7 triliun.
"Kita tetap optimis dapat mencapai target tahun ini," kata Edy dalam Seminar Pengelolaan Dana Umat dengan Prinsip Ekonomi Syariah, di Hotel Sultan, Jakarta, Selasa (29/1/13).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"DPK kita secara growth-nya terdapat penurunan cukup signifikan karena ada penarikan dana haji. Tadinya dana haji ditaruh ke perbankan syariah pada waktu itu ditarik Kemenag untuk ditaroh di sukuk tapi kalau secara nilai tumbuh," ujarnya.
Sedangkan, untuk meningkatkan kinerja dana umat, pihaknya akan mendorong kinerja dana dari zakat, infaq, shadaqah dan dana wakaf. "Dana itu tidak hanya mengentaskan kemiskinan tapi dapat di gunakan sebagai bentuk pembiayaan masyarakat yang lebih produktif. Dengan jumlah 10 juta umat saja dengan wakafkan Rp 100-200 ribu saja maka bisa terkumpul Rp 2,5 triliun selama setahun," paparnya.
(dru/dru)











































