Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa menyatakan hal ini telah menjadi pembahasan bersama para menteri terkait dan perbankan saat rapat koordinasi yang berlagsung di kantornya hari ini.
Ia meminta, perbankan ikut aktif menyuarakan program pemerintah tersebut. Misalnya dengan iklan-iklan yang dimunculkan di berbagai media masa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hatta juga menerangkan bahwa iklan itu harus dibuat menarik, sehingga sepat untuk diingat dan dipahami oleh masyarakat yang membutuhkan.
"Bikin iklan jadi KUR tanpa jaminan, jadi KUR dapat digunakan petani dan nelayan itu," cetusnya.
Sebelumnya, Presiden SBY mendapatkan nelayan yang tak tahu cara mendapatkan Kredit Usaha Rakyat (KUR).
Ketika berdialog dengan para nelayan, SBY memang tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya pada saat seorang nelayan setempat mengeluh tidak tahu cara mendapatkan KUR.
"Saya sangat kecewa ini, ada program bagus kok masyarakat tidak tahu caranya. Setiap tahun Pemerintah mengalokasikan Rp 20-30 triliun untuk KUR," kata SBY.
SBY lantas memanggil camat, juga Bupati Tangerang Ismet Iskandar agar memberi penyuluhan kepada masyarakat dengan mengajak Bank Rakyat Indonesia (BRI) yang memiliki teras untuk melayani masyarakat.
(dru/dru)











































