Direktur Utama Bank Danamon Henry Ho mengatakan, peningkatan tersebut didukung oleh pertumbuhan kredit yang kuat di segmen mass market, Usaha Kecil Menengah (UKM) dan Komersial.
"Tahun 2012 iklim perekonomian Indonesia tetap kondusif disebabkan oleh kuatnya permintaan dalam negeri yang mampu menepis dampak dari penurunan ekonomi global. Ini memungkinkan industri perbankan Indonesia tumbuh," kata Henry saat paparan kinerja tahun 2012, di Menara Bank Danamon, Mega Kuningan, Jakarta, Senin (18/2/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, rasio biaya terhadap pendapatan (cost to income) mengalami penurunan dari 51,8% menjadi 50,8% pada tahun 2011.
Pada tahun 2012, Danamon membuka 54 cabang konvensional baru, 95 cabang solusi emas syariah, dan 19 outlet Danamon simpan pinjam. Sepanjang tahun 2012, Danamon menambahkan 209 mesin ATM dan 23 mesin setor tunai.
(dru/dru)











































