Uang Muka Pembiayaan Kendaraan Dipatok BI, Kredit Danamon Melambat

Uang Muka Pembiayaan Kendaraan Dipatok BI, Kredit Danamon Melambat

Dewi Rachmat Kusuma - detikFinance
Senin, 18 Feb 2013 18:35 WIB
Uang Muka Pembiayaan Kendaraan Dipatok BI, Kredit Danamon Melambat
Jakarta - PT Bank Danamon Indonesia Tbk mencatat total kredit pada akhir tahun 2012 sebesar Rp 116,4 triliun, naik 14% dari Rp 101,7 triliun pada akhir tahun 2011. Tahun 2013 ini Danamon menargetkan pertumbuhan kredit sebesar 18%.

Target kredit tersebut, diantaranya untuk pembiayaan kendaraan bermotor. Pada tahun 2012, kredit kendaraan bermotor melalui Adira Finance tumbuh sebesar 10% menjadi Rp 45,6 triliun yang didorong oleh pertumbuhan sebesar 26% pada segmen kendaraan roda empat, sementara segmen kendaraan roda dua stagnan.

"Industri kendaraan roda dua secara keseluruhan terkena dampak dari regulasi Down Payment (DP). Industri sepeda motor hanya tumbuh 11 persen tahun 2012. Nah dari pertumbuhan industri itu, 60 persennya dari Adira Finance. Tahun lalu kredit motor flat. Mobil tahun lalu tumbuh 22 persen. Adira tumbuh hanya 10 persen untuk kendaraan sepeda motor yang biasanya di atas 20 persen, ini dampak dari kenaikan DP," kata Direktur Danamon Vera Eve Lim, usai acara paparan kinerja perseroan 2012, di Menara Danamon, Mega Kuningan, Jakarta, Senin (18/2/13).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia mengatakan, dari total kredit Danamon tersebut, sebesar 66% merupakan kredit untuk sektor produktif. Sementara itu, kredit pada segmen mass market yang mencakup 57% dari total portofolio kredit Danamon mencatatkan pertumbuhan sebesar 11% menjadi Rp 66,1 triliun.

Kredit mass market mencakup kredit kepemilikan kendaraan bermotor, perabotan rumah tangga (durable goods), kredit kepada nasabah wirausahawan kecil dan solusi emas syariah yang merupakan pembiayaan syariah beragun emas.

Sementara itu, pada tahun 2012 , kredit UKM dan komersial Danamon mencatatkan pertumbuhan sebesar 26% menjadi Rp 30,5 triliun yang didukung oleh kinerja positif dari unit bisnis ABF (Assets Based Financing) dan trade finance. Kredit UKM dan komersial mencakup 26% dari total portofolio kredit Danamon.

"Kredit untuk segmen usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) tumbuh sebesar 19% dan berkontribusi sebesar 31% dari total kredit Danamon," uajrnya.

(dru/dru)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads