Beberapa nama muncul dan disebut-sebut akan menggeser posisi orang nomor satu di Bank Indonesia tersebut, diantaranya Hartadi A Sarwono yang saat ini menjabat sebagai Deputi Gubernur BI dan Halim Alamsyah yang saat ini menduduki posisi Deputi Pengaturan dan Pengawasan BI. Dikabarkan, nama Darmin Nasution telah dicoret dari daftar nama pencalonan Gubernur BI yang baru.
Chief Economist PT Bank Mandiri Tbk Destry Damayanti angkat bicara soal pencalonan itu. Menurutnya, sosok seperti Darmin Nasution dinilainya cocok untuk kembali menjadi Gubernur Bank Indonesia. Kata Destry, figur Darmin memiliki policy konsisten dalam hal makro ekonomi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Destry juga menilai, Darmin Nasution adalah sosok yang sistematis dalam mengambil kebijakan. Beberapa waktu lalu, lanjutnya, Darmin berani mengambil keputusan untuk memangkas BI Rate hingga 50 basis point di tengah tingginya inflasi. Namun, pasar justru kecewa dengan kebijakan BI tersebut, tapi di luar ekspektasi, kebijakan BI tersebut justru merupakan langkah yang paling tepat.
"Tapi beliau benar, kenapa inflasi naik, karena waktu itu orang melihat BBM akan naik, dan dia melihat kondisi global semakin buruk, dan beliau melakukan stimulus melalui kebijakan suku bunga," kata Destry.
(dru/dru)











































