Menteri Keuangan Agus Martowardojo tak gentar untuk menjalani ujian menjadi calon Gubernur Bank Indonesia (BI) di DPR, meskipun pernah gagal di 2008 lalu.
Agus Marto yang juga mantan Dirut Bank Mandiri ini mengatakan, dirinya akan memegang kepercayaan Presiden SBY untuk menjalan ujian Gubernur BI menggantikan Darmin Nasution yang akan habis jabatannya pada Mei 2013.
"Memang kalau saya di 2008 pernah juga mendapatkan tugas untuk sebagai calon Gubernur BI, pada saat itu saya juga meyakini sudah memberikan yang terbaik. Tapi mayoritas lebih memilih dua-duanya, jadi pada saat itu saya dan Pak Raden (Pardede) dan ada alternatif ketiga tapi tidak dua-duanya, keliatan pada saat itu pemilihan lebih tidak memilih dua-duanya, jadi saya anggap pada saat itu belum berhasil," tutur Agus Marto.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Soal pandangannya terhadap BI, Agus Marto mengatakan saat ini tugas utama BI adalah mengendalikan inflasi dan kesehatan moneter, dengan melakukan harmonisasi kerja bersama Kementerian Keuangan selaku pemegang kebijakan fiskal.
"Adapun yang lain adalah mempersiapkan pengalihan fungsi pengawasan bank komersial ke OJK (otoritas jasa keuangan), meyakinkan peran otoritas moneter Indonesia di forum internasional terjaga. Meyakini bahwa sistem pembayaran nasional itu bisa efisien dan efektif dan juga melanjutlkan reformasi yang selama ini dijalankan di BI, tentu di area tersebut kalau ditanya kami akan jelaskan," papar Agus Marto.
Soal kansnya di DPR, Agus mengatakan akan berusaha dengan baik. Dia menghormati DPR selaku lembaga politik, dan terus menjaga independensi BI. (dnl/ang)











































