Kementerian Keuangan telah menawarkan instrumen investasi Sukuk Ritel (Sukri) seri SR-005 pada 8-22 Februari 2013. Selama 15 hari masa penawaran, jumlah pemesanan Sukri tersebut mencapai Rp 20,87 triliun.
Kepala Biro Humas Kementerian Keuangan Yudi Pramadi mengatakan, dari jumlah pemesanan yang masuk, pemerintah hanya menyerap sebesar Rp 14,968 triliun.
Sukri SR-005 ini mempunyai tingkat imbalan 6% per tahun. Rencananya sukuk ritel ini akan diterbitkan 27 Februari 2013 dan jatuh tempo pada 27 Februari 2016.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Adapun jumlah investor yang memesan SUkri SR-005 ini mencapai 17,783 investor yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia. (dnl/ang)











































