Kemenkeu: Bank Khusus Pertanian Belum Perlu Didirikan

Kemenkeu: Bank Khusus Pertanian Belum Perlu Didirikan

Dewi Rachmat Kusuma - detikFinance
Rabu, 13 Mar 2013 18:33 WIB
Kemenkeu: Bank Khusus Pertanian Belum Perlu Didirikan
Jakarta - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyatakan jika pendirian Bank Pertanian dinilai tidak efisien karena tidak menguntungkan. Sekretaris Jenderal Kemenkeu Kiagus Ahmad Badaruddin mengatakan, sebaiknya perbankan lebih fokus untuk lebih mengoptimalkan bank yang ada saat ini.

"Kita berpendapat lebih baik mengoptimalkan bank yang ada, belum terpikir untuk membentuk bank baru," kata dia usai acara Panja RUU Perlindungan dan Pemberdayaan Petani (RUU Perlintan) dengan Komisi IV, di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (13/3/13).

Menurut Kiagus, pihaknya tetap mendukung perekonomian petani dengan mendorong perkembangan perbankan yang sudah ada, dari situ dipastikan dapat membantu permodalan untuk petani.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia mencontohkan, berdasarkan pengalaman sebelumnya, sudah pernah ada bank pertanian tapi tidak berhasil dan akhirnya bergabung dengan BRI.

"Karena tidak efektif, apalagi saat ini bank lebih menguntungkan terbuka secara umum. Kita punya pengalaman ada bank pertanian yang gagal kemudian di gabung dengan BRI," katanya.

Menurutnya, apabila pendirian bank pertanian dipaksakan kembali, maka bank tersebut akan kalah bersaing dengan bank umum karena bank umum dinilai lebih kuat dalam mengelola dana masyarakat.

"Bank pertanian akan kalah di lapangan. Karena kalau tiap sektor bikin bank, dampaknya uang yang dikelola akan terjadi perebutan modal kalau itu terjadi bank pertanian juga kalah," tandasnya.

(dru/dru)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads