Analis PT ICRA Indonesia Kreshna D Armand menyebutkan perbankan harus berhati-hati dalam hal ini, karena terkait dalam pengelolaan kualitas aset.
"Permasalahan untuk UMKM itu sangat kompleks jadi perbankan ini harus menjadi tantangan buat mereka," ucapnya di Gedung Graha CIMB Niaga, Jalan Sudirman, Rabu (20/3/2013)
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi saat kita terjun ke lapangan itu laporan keuangan aja nggak ada, terus dokumentasi juga nggak ada, jadi secara infrastruktur yang tidak lengkap itu bisa mendorong NPL," jelasnya.
Kreshna menyarankan agar perbankan terus melakukan sosialisasi dan pembinaan kepada UMKM. Kemudian perbankan mesti menjaga biaya operasional per pendapatan operasional (BOPO).
"Karena dibanding memberikan kredit kepada satu perusahaan besar yang senilai Rp 5 miliar, dengan kredit ke lima UMKM yang nilainya Rp 5 juta, BOPO ke UMKM kan lebih besar," tuturnya.
(dru/dru)











































