Direktur Corporate Banking Bank Mandiri Fransisca Nelwan Mok mengatakan penyaluran kredit ke Summarecon ini merupakan salah satu bentuk dukungan Bank Mandiri terhadap upaya memenuhi kebutuhan hunian masyarakat. Kredit berbentuk Billateral Term Loan itu bersifat non-revolving, secured term loan dengan tenor 7 tahun, termasuk 2,5 tahun masa penarikan (availability period).
"Sektor properti di tanah air akan terus tumbuh seiring membaiknya tingkat penghasilan masyarakat. Hal ini merupakan salah satu alasan untuk menjadikan properti sebagai sektor yang prospektif untuk pembiayaan ke depan," kata Fransisca seperti dikutip dalam siaran persnya, Kamis (21/3/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, Bank Mandiri juga telah memberikan pembiayaan sebesar Rp 780 miliar untuk mendukung Summarecon Group dalam merealisasikan pembangunan kota mandiri Summarecon Bekasi, dimana Rp 50 miliar digunakan untuk fasilitas kredit modal kerja, Rp 200 miliar untuk mendukung pembangunan infrastruktur dan fasilitas umum (termasuk pembangunan flyover sebagai akses ke kawasan Summarecon Bekasi yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar) dan Rp 530 miliar untuk mendukung pembangunan proyek Summarecon Mall Bekasi Tahap 1.
Sementara itu, Direktur Utama Summarecon Agung, Johanes Mardjuki mengemukakan bahwa pembiayaan yang diberikan Bank Mandiri ini akan bermanfaat untuk ekspansi bisnis perseroan. Pasalnya, proyek-proyek yang dikembangkan Summarecon Group, baik di kawasan Kelapa Gading, Serpong maupun Bekasi cukup strategis dan sangat prospektif.
"Melalui dukungan pembiayaan ini, kami ingin menjaga eksistensi pengembangan bisnis di kawasan-kawasan yang memiliki perkembangan sangat cepat, baik dari sisi supply dan demand, disamping jumlah penduduk yang terus meningkat," ujarnya.
(dru/dnl)











































