Head of Automotive Business CIMB Niaga, Ernin Saleh mengungkapkan sejalan dengan pertumbuhan permintaan motor besar, dan banyaknya penggemar Harley Davidson di Indonesia, CIMB Niaga melihat hal itu sebagai potensi yang cukup besar untuk dikembangkan.
"CIMB Niaga memahami hal itu dan berupaya untuk menyediakan produk dan layanan yang terbaik kepada nasabah. CIMB Niaga menyediakan skema pembiayaan kendaraan yang lengkap, tidak hanya untuk mobil namun juga untuk pembelian motor besar seperti Harley Davidson," terang Ernin dalam siaran persnya, Senin (25/3/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kerjasama diantara keduanya sendiri bukanlah yang pertama kali, dan telah dilakukan sejak tahun 2007. Tahun lalu, CIMB Niaga dan Mabua juga menjalin kesepakatan kerjasama berupa pembayaran online (E-Tax Online Payment) melalui fasilitas internet banking untuk korporasi, BizChannel@CIMB.
Kerjasama dengan Mabua ini menambah variasi pembiayaan brand motor besar segmen premium yang diberikan CIMB Niaga kepada masyarakat. Sebelumnya, CIMB Niaga juga telah menyediakan fasilitas pembiayaan serupa untuk pembelian dua brand motor besar dari Eropa, dan satu brand dari Jepang.
"Produk dan layanan yang kami berikan menjadi komitmen CIMB Niaga untuk selalu memberikan yang terbaik kepada nasabah. Kerjasama dengan Mabua ini juga memperkuat posisi CIMB Niaga dalam hal penyediaan fasilitas pembelian mobil/motor di segmen menengah atas," kata Ernin.
Sementara, Djonnie Rahmat, Presiden Direktur PT Mabua Motor Indonesia menambahkan, pangsa pasar Harley-Davidson yang banyak bermain di segmen menengah atas, sama dengan segmen nasabah CIMB Niaga. Hal itu yang menjadi pertimbangan Mabua dalam menjalin kerjasama dengan CIMB Niaga.
"Melalui lima dealership dan empat showroom kami yang tersebar di sejumlah kota besar di Indonesia, kami berharap kerjasama dengan CIMB Niaga ini mampu meningkatkan penjualan Harley-Davidson di Indonesia," kata Djonnie.
Ernin optimistis dengan hal ini. Pangsa pasar Harley Davidson yang segmented, didukung perekonomian Indonesia yang relatif stabil, menjadikan potensi penjualan Harley Davidson di Indonesia masih terbuka. Harapannya, kerjasama ini bisa meningkatkan pembiayaan automotif CIMB Niaga, khususnya di pasar motor besar.
Sebagai informasi, secara keseluruhan pembiayaan automotif CIMB Niaga per 31 Desember 2012 mencapai Rp 17,48 triliun. Angka ini meningkat 12% dibandingkan pencapaian untuk periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp 15,59 triliun.
(dru/dnl)











































