Demikian dikatakan Daniel, penyedia jasa layanan gesek tunai Kelapa Gading saat ditemui detikFinance, di salah satu mall di daerah Kelapa Gading, Jakarta Utara, seperti dikutip Senin (15/4/2013).
Daniel mengatakan, orang lebih memilih menggunakan jasa gesek tunai ini karena dianggap biayanya lebih murah dibanding harus menggesek langsung lewat ATM yang biayanya lebih tinggi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia menjelaskan, saat ini banyak sekali pengguna jasa layanan gesek tunai ini. Selain biayanya murah, gestun ini juga praktis.
"Cukup bawa KTP asli dan fotokopi, yang asli ditunjukkin saja, yang fotokopi dikasih ke kita, nanti si nasabah dapat uangnya langsung dan bukti transaksi," jelasnya.
Padahal memang Bank Indonesia (BI) telah menetapkan tingkat suku bunga kartu kredit tidak boleh lebih dari 2,95% per bulan. Termasuk jika kartu kredit tersebut dilakukan penarikan tunai melalui ATM.
Sebagai informasi, gestun adalah layanan gesek tunai menggunakan kartu kredit. Jika biasanya, fasilitas tarik tunai yang ditawarkan bank penerbit kartu kredit umumnya melalui ATM, namun gestun di sini dilayani melalui merchant atau toko di mall-mall tertentu yang menyediakan jasa gestun bahkan dilakukan hanya face to face antara si nasabah dan si penyedia jasa layanan gestun, malah lebih mirip transaksi ‘terselubung’. Gestun ini memberikan bunga lebih rendah daripada lewat ATM.
(dru/dru)










































