BRI Berikan Utangan ke Kawasan Berikat Rp 535,5 Miliar

BRI Berikan Utangan ke Kawasan Berikat Rp 535,5 Miliar

- detikFinance
Kamis, 02 Mei 2013 14:17 WIB
BRI Berikan Utangan ke Kawasan Berikat Rp 535,5 Miliar
Jakarta - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memberikan pembiayaan berupa kredit sebesar Rp 535,5 miliar kepada PT Kawasan Berikat Nusantara (Persero). Utangan tersebut digunakan untuk pendanaan belanja modal (capital expenditure/capex) perusahaan tahun 2013.

Pinjaman itu berjangka waktu selama sembilan tahun dan akan digunakan untuk revitalisasi sarana dan prasarana serta pengembangan usaha pengelolaan kawasan industri dan logistik.

Direktur Bisnis Kelembagaan dan BUMN BRI, Asmawi Syam menyampaikan, kucuran kredit ini merupakan wujud komitmen dan dukungan BRI kepada PT KBN sebagai salah satu BUMN yang menjadi entry gate bagi investor asing yang menanamkan modalnya di Indonesia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Secara khusus, kerjasama ini diharapkan dapat mempererat kerjasama yang telah terjalin sehingga dapat memberikan kontribusi positif bagi kedua perusahaan," ujar Asmawi seperti tertuang dalam siaran persnya, Kamis (2/5/2013).

Asmawi juga menyampaikan, ke depannya kerjasama antara PT KBN dan BRI akan diperluas pada spektrum kerjasama produk dan layanan perbankan lainnya seperti fasilitas Cash Management System (CMS) untuk pengelolaan transaksi keuangan yang lebih optimal, e-TAX untuk pembayaran pajak secara elektronik, Kredit Modal Kerja Mitra untuk pembiayaan kepada vendor/mitra kerja PT KBN serta produk Consumer Banking untuk segenap jajaran manajemen dan karyawan PT KBN.

Selain kepada PT KBN, BRI juga telah memberikan dukungan pembiayaan kepada BUMN lain. Dengan demikian, saat ini BRI telah mendukung pembiayaan sebanyak 81 BUMN, baik induk maupun anak perusahaan seperti PT PLN, PT Pertamina, PT Telkom, PT Pegadaian, Perum Bulog, BUMN Perkebunan, BUMN Karya, BUMN Industri Strategis, dan lain-lain dengan memberikan fasilitas kredit.

"Semua itu merupakan wujud komitmen BRI dalam membangun dan memperkokoh sinergi BUMN Indonesia," imbuh Asmawi.

(dru/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads