Citi Country Officer Indonesia Tigor M. Siahaan mengatakan, pihaknya akan mengatur strategi untuk bisa menjaring nasabah baru kartu kredit dengan prinsip kehati-hatian.
"Bulan Mei ini sanksi berakhir. Oleh karena itu kita harapkan bisa menggaet customer baru dengan kehati-hatian," kata dia saat acara Economic and Political Outlook Seminar ke-13 dengan tema 'Pre-election Landscape: Challenges and Opportunities,' di Four Seasons Hotel, Jakarta, Kamis (16/5/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Target market selama ini, mereka nasabah sangat loyal dan setia mereka terus loyal terhadap Citibank. Jadi ya untuk ekspansi kita usahakan nasabah-nasabah yang akan loyal. Kita tahu ada aturan BI yang baru, kita akan ekspansi dengan hati-hati," terangnya.
Dia menyebutkan jika pendapatan Citibank selama ini sebesar 65% berasal dari korporasi, sementara sisanya yang 35% dari konsumer yang salah satunya adalah dari kartu kredit.
"Untuk yang korporasi, income juga berasal dari modal kerja, transaksi, trade, ekpor impor, cash manajemen. Untuk kartu kredit lupa angkanya berapa," kata dia.
(dru/dru)











































