Melambungnya Harga Minyak Dunia Tak Banyak Pengaruhi Rupiah
Jumat, 15 Okt 2004 15:35 WIB
Jakarta - Melonjaknya harga minyak dunia yang mencapai US$ 55 per barel dipastikan hanya akan memberi sedikit dampak pada Rupiah. Pasalnya Rupiah ditentukan oleh permintaan dan penawaran dalam negeri. Sepanjang tidak ada tekanan, maka Rupiah tidak akan terpengaruh oleh kenaikan harga minyak."Kalau kita bisa menyediakan dolar AS yang diminta oleh pasar, kenaikan harga minyak mentah yang mencapai US$ 55 per barel tidak akan terlalu banyak terpengaruh," kata Deputi Gubernur BI Aslim Tadjudin saat ditemui usai Sholat Jumat di Gedung BI, Jalan Kebon Sirih, Jakarta, Jumat (15/10/2004).Menurut Aslim, kenaikan harga minyak mentah tersebut hanya memberikan tekanan dan memberi pengaruh pada negara-negara pengimpor minyak seperti Korea, Thailand dan Cina yang perekonomiannya mengalami tekanan akibat harga minyak yang terus melonjak. "Untuk Indonesia memang ada dampaknya, tapi tidak sebesar negara-negara yang full importir tersebut. Meski kita juga mengimpor minyak, Indonesia juga merupakan produsen, jadi ada dampak positif dan negatif tergantung net efek kedua dampak itu," demikian Aslim.
(qom/)











































