Darmin Nasution Buka Rahasia di Balik Akuisisi BTPN oleh Bank Jepang

Darmin Nasution Buka Rahasia di Balik Akuisisi BTPN oleh Bank Jepang

Herdaru Purnomo - detikFinance
Senin, 20 Mei 2013 20:14 WIB
Darmin Nasution Buka Rahasia di Balik Akuisisi BTPN oleh Bank Jepang
Jakarta - Sumitomo Mitsui Banking Corporation (SMBC) telah menyelesaikan transaksi pembelian 24,26% saham PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk (BTPN). Gubernur BI Darmin Nasution bercerita mengenai izin yang diberikan kepada SMBC ketika hendak menguasai BTPN.

Berbeda dengan rencana DBS yang cukup alot dalam perizinan akuisisi PT Bank Danamon Tbk, mengapa dengan mudahnya BI memberikan izin ke bank asal Jepang tersebut?

"Mereka datang (ke BI) dengan jelas itu. Ingin bercita-cita mengembangkan BTPN dengan saham mayoritas," kata Darmin di Gedung BI, Jalan Thamrin, Jakarta, Senin (20/5/2013).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada dasarnya, jika sesuai syarat Darmin mengatakan BI tidak ada masalah. Tetapi Darmin menegaskan, sebelum izin akuisisi diberikan ada beberapa syarat yang harus dipenuhi SMBC.

"Pertama, tidak boleh mengubah business model BTPN. Karena bisnis modal di BTPN adalah hal yang baru di kalangan perbankan di Indonesia jadi sayang kalau diubah," tegas Darmin.

"Kedua, selain bisnis model yang tak boleh diubah, pengurus pun atau direksi tidak boleh diganti juga. Selama satu tahun," imbuh Darmin yang pensiun dari BI pada 22 Mei ini.

Menurut Darmin, hal tersebut harus dipenuhi SMBC selaku investor baru di BTPN. Kesepakatan dan syarat tersebut juga tertuang secata tertulis.

"Mereka berkomitmen dan siap melaksanakan syarat tersebut. Akhirnya kita berikan izin," jelas Darmin.

Lalu bagaimana nasib DBS yang ingin menguasai Danamon? Darmin mengatakan, proses akuisisi masih berlangsung. "Proses masih jalan. Tidak didiamkan kok itu," ungkap Darmin.

(dru/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads