Otoritas Moneter Singapura, dalam siaran persnya kepada detikFinance, Rabu (22/5/2013) menyambut baik keputusan BI ketika memberikan persetujuan kepada DBS Holdings untuk mengakuisisi 40% saham Bank Danamon.
"Hal ini merupakan kerjasama yang baik antara Indonesia dan Singapura, MAS dan BI akan mengeksplorasi akses lebih lanjut ke pasar masing-masing," ungkap Juru Bicara MAS.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Misalnya, mahasiswa Indonesia dan warga yang memiliki izin kerja di Singapura," tutur MAS.
Rencana DBS Group Holding Ltd mengakuisisi 67,37% saham Danamon memang hingga kini belum tuntas. BI bisa memenuhi rencana akuisisi tersebut, apabila otoritas moneter Singapura mempermudah 3 bank BUMN membuka cabang di Singapura.
"Penerapan resiprokal dalam kasus DBS-Danamon, meminta ke MAS (Monetary Authority of Singapore), untuk mengizinkan 3 bank BUMN untuk memperluas di Singapura," kata Darmin.
Jika otoritas moneter Singapura atau MAS belum menyetuju syarat BI, maka BI hanya menyetujui akuisisi 40% saham Bank Danamon oleh Singapura.
"Apabila ingin lebih dari 40%, selain memperhatikan ketentuan kepemilikan saham bank umum, BI juga memperhatikan komitmen monetery of Singapore, dalam rangka mendukung bisnis bank nasional di Singapura," imbuh Darmin.
(dru/dnl)
