Singapura Setujui Syarat BI Soal Komitmen Akuisisi Danamon

Singapura Setujui Syarat BI Soal Komitmen Akuisisi Danamon

Herdaru Purnomo - detikFinance
Rabu, 22 Mei 2013 08:43 WIB
Jakarta - Monetary Authority of Singapore (MAS) atau otoritas moneter Singapura menyambut positif permintaan Bank Indonesia (BI) dalam hal akuisisi PT Bank Danamon Tbk oleh DBS Group Holdings Ltd. Komitmen yang diminta oleh BI kepada MAS untuk memudahkan bank BUMN dalam membuka cabang telah disetujui.

Otoritas Moneter Singapura, dalam siaran persnya kepada detikFinance, Rabu (22/5/2013) menyambut baik keputusan BI ketika memberikan persetujuan kepada DBS Holdings untuk mengakuisisi 40% saham Bank Danamon.

"Hal ini merupakan kerjasama yang baik antara Indonesia dan Singapura, MAS dan BI akan mengeksplorasi akses lebih lanjut ke pasar masing-masing," ungkap Juru Bicara MAS.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

MAS mengatakan, bank-bank Indonesia terdapat di Singapura dan membantu dalam memberikan layanan jasa keuangan maupun perbankan yang lebih luas bagi warga masyarakat di sana.

"Misalnya, mahasiswa Indonesia dan warga yang memiliki izin kerja di Singapura," tutur MAS.

Rencana DBS Group Holding Ltd mengakuisisi 67,37% saham Danamon memang hingga kini belum tuntas. BI bisa memenuhi rencana akuisisi tersebut, apabila otoritas moneter Singapura mempermudah 3 bank BUMN membuka cabang di Singapura.

"Penerapan resiprokal dalam kasus DBS-Danamon, meminta ke MAS (Monetary Authority of Singapore), untuk mengizinkan 3 bank BUMN untuk memperluas di Singapura," kata Darmin.

Jika otoritas moneter Singapura atau MAS belum menyetuju syarat BI, maka BI hanya menyetujui akuisisi 40% saham Bank Danamon oleh Singapura.

"Apabila ingin lebih dari 40%, selain memperhatikan ketentuan kepemilikan saham bank umum, BI juga memperhatikan komitmen monetery of Singapore, dalam rangka mendukung bisnis bank nasional di Singapura," imbuh Darmin.

(dru/dnl)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads