Kedelapan provinsi itu antara lain adalah Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali serta Kalimantan Timur. Implementasi Pilot Project Branchless dilakukan secara bertahap.
"Ini bagian dari program Financial Inclusion Bank Indonesia," kata Direktur Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Peter Jacobs, kepada wartawan di sela event Media Gathering Perwakilan Bank Indonesia Kalimantan Timur, di Pulau Derawan, Berau, Kalimantan Timur, Minggu (2/6/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tiap daerah, nantinya akan menemui kekurangan dan kelebihan masing-masing, baik itu kesiapan operator (selular) maupun budaya masyarakat setempat memaksimalkan fitur ponsel . Kalau tidak dijalankan, kita tidak akan tahu kekurangan yang ada," ujar Peter.
Sementara Kepala Perwakilan BI Kalimantan Timur Ameriza M Moesa menambahkan, di Kaltim misalnya, persiapan implementasi Pilot Project Branchless itu saat ini terus berjalan. Dengan begitu, perbankan nantinya tidak mesti membuka banyak kantor cabang di daerah untuk mendekatkan diri ke masyarakat.
"Ada efisiensi di kalangan perbankan misalnya. Nantinya mereka tidak mesti membuka cabang di setiap daerah terjauh di Kabupaten dan Kota," ujar Ameriza.
"Hanya saja, terkait coverage signal operator selular, di Kaltim memang masih ada blank spot. Berbeda dengan di pulau Jawa dan Sumatera yang hampir seluruh wilayah dijangkau sinyal operator, di Kaltim nantinya melibatkan agen seperti Kantor Pos misalnya," terangnya.
(hen/hen)











































