Direktur Utama Bank Mestika Dharma Achmad S. Kartasasmita mengatakan, hingga akhir Desember 2012 Bank asal Medan, Sumatera Utara ini telah menyalurkan kredit sebesar Rp 5,1 triliun dengan rincian Rp 1,4 triliun disalurkan untuk modal kerja.
"Sekitar 30% kredit perseroan disalurkan ke sektor UKM. Sisanya disalurkan ke konsumer termasuk KPR dan korporasi," kata Achmad saat ditemui di Gedung Energi, Jakarta, Rabu (19/6/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bank Mestika tengah mengusahakan pembukaan kantor cabang di lokasi lain, yaitu Bandung, Tanjung Pinang, dan Jabodetabek," ujarnya.
Dengan penambahan kantor cabang tersebut, Achmad menargetkan bisa meraup laba bersih sebesar Rp 291 miliar di akhir 2013 atau naik 8,8 persen.
Sepanjang 2012 perseroan telah mengumpulkan dana pihak ketiga (DPK) sebesar Rp 5,4 triliun dengan komposisi sebesar Rp 2,98 triliun merupakan tabungan, Rp 706 miliar giro dan sisanya deposito berjangka. Perseroan menargetkan kenaikan DPK sepanjang tahun ini sebesar Rp 6,3 triliun.
Aset perseroan hingga akhir 2012 mencapai Rp 7,3 triliun dan ditargetkan bisa naik menjadi Rp 8,4 triliun di tahun ini. Pertumbuhan aset ini didorong oleh penambahan kantor cabang perseroan tahun ini.
"Sekarang kita punya 10 kantor cabang, 44 kantor cabang pembantu, dan 6 kantor kas yang berlokasi di Sumatra dan Jawa," kata dia.
(ang/ang)











































