Rupiah akan Menguat Tipis
Jumat, 22 Okt 2004 09:30 WIB
Jakarta - Nilai tukar rupiah pada perdagangan Jumat (22/10/1004) diprediksikan bisa menguat meski hanya tipis. Penguatan rupiah ini mengikuti tren penguatan sejumlah mata uang asing yang sejak kemarin menguat atas dolar AS."Hari ini kelihatannya rupiah bisa menguata meski sedikit. Penguatan ini lebih banyak dipengaruhi oleh sentimen mata uang regional," demikian disampaikan dealer valuta asing Bank Buana.Saat pembukaan rupiah terpantau dikisaran Rp 9.100-Rp 9.120 per US$ 1 dan beberapa saat kemudian menguat ke posisi Rp 9.097-Rp 9.105 per US$ 1. Sementara kemarin rupiah ditutup pada posisi Rp 9.105 per US$ 1.Dalam beberapa hari ini rupiah sangat sulit untuk menguat. Sentimen pengumuman kabinet juga tidak memberikan dampak signifikan kepada penguatan rupiah. Bahkan kemarin akibat banyaknya obligasi negara yang jatuh tempo membuat sejumlah bank memborong dolar AS untuk memenuhi kebutuhan akan mata uang tersebut.Sejauh ini pelaku pasar juga terus memantau langkah dan kebijakan dari menteri-menteri ekonomi kabinet SBY. Diyakini jika kebijakannya bagus maka rupiah akan semakin menguat dan tembus ke bawah Rp 9.000 per US$ 1.Hari ini rupiah diprediksikan akan bergerak dikisaran Rp 9.050-Rp 9.120 per US$ 1.
(san/)











































