Jumlah Orang Indonesia yang Investasi di Reksa Dana Tak Sampai 1%

Jumlah Orang Indonesia yang Investasi di Reksa Dana Tak Sampai 1%

Dewi Rachmat Kusuma - detikFinance
Minggu, 30 Jun 2013 15:14 WIB
Jumlah Orang Indonesia yang Investasi di Reksa Dana Tak Sampai 1%
Jakarta - Asosiasi Pengelola Reksa Dana Indonesia (APRDI) mengungkapkan jumlah masyarakat Indonesia yang menaruh uangnya dalam keranjang investasi reksa dana masih sangat minim. Dari hampir 250 juta penduduk Indonesia, jumlah investor reksa dana bahkan belum mencapai 1%.

Untuk menumbuhkan kesadaran dan mengedukasi masyarakat untuk berinvestasi aman di reksa dana, APRDI menyelenggarakan Pekan Reksa Dana 2013.

Pekan Reksa Dana 2013 akan kembali dilaksanakan di Bandung pada 28-30 Juni 2013 bertempat di Trans Studio Mall, Bandung.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada Pekan Reksa Dana 2013 di Bandung, APRDI sekaligus meluncurkan kampanye Ayo Investasi!. Yakni sebuah gerakan untuk mengajak masyarakat berinvestasi secara baik dan aman.

"Diharapkan adanya gerakan Ayo Investasi! yang disertai dengan event Pekan Reksa Dana yang berkesinambungan akan membantu merubah paradigma masyarakat dari ‘saving society’ menuju ‘investment society’," kata Ketua APRDI Denny R.Thaher dalam keterangan tertulisnya, Minggu (30/6/2013)

Menurutnya seharusnya industri reksadana dapat berkembang lebih cepat dan besar daripada sekarang. Sebagai gambaran, jumlah investor reksa dana belum mencapai 1% dari jumlah penduduk yang mendekati 250 juta.

Maraknya, penipuan berkedok investasi alias investasi bodong, sedikit banyak memperburuk citra investasi reksadana di mata masyarakat. Padahal sebagai instrumen investasi, jumlah minimal investasi reksa dana terjangkau, jenisnya variatif, dengan imbal hasil menarik dan risiko yang terukur.



(hen/hen)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads