"Permasalahan masyarakat itu adalah akses. Untuk itu kita minta bank-bank perbanyak loket penukaran uang. Hal ini untuk menjaga agar yang beredar merupakan rupiah yang layak edar," ujar Deputi Gubernur BI Ronald Waas di tengah kunjungannya ke lokasi penukaran uang receh di parkir Monas, Jakarta, Senin (22/7/2013).
Saat ini, lanjut Ronald, sekitar 4.000 uang palsu yang beredar setiap bulannya. Namun, jumlah tersebut menurun jika dibandingkan peredaran uang palsu pada tahun lalu. Banyak uang yang dipalsukan, hingga pecahan Rp 100 ribu juga banyak dipalsukan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk itu, lanjut Ronald pihaknya mengharapkan kerjasama dengan instansi terkait guna mengurangi peredaran uang palsu ini.
"Uang palsu ini beredar tidak hanya lebaran, makanya bersama instansi terkait kami berupaya mencegah beredarnya uang palsu," tandasnya.
(nia/dnl)











































